Home > Corner

Misteri Terowongan Jaring Laba-Laba Hamas

Ada kota di bawah tanah di seluruh Gaza dengan kedalaman 40 hingga 50 meter.

Terowongan Hamas (dok.AP/Republika)
Terowongan Hamas (dok.AP/Republika)

Pascapertempuran pasukan pada 2021, pemimpin Hamas di Gaza, Yehya Al-Sinwar, mengungkapkan, "Mereka menyatakan telah menghancurkan 100 km terowongan Hamas. Saya katakana pada Anda, terowongan yang kami punyai panjangnya lebih dari 500 km.’’

Ia menegaskan, kalaupun narasi mereka benar maka yang berhasil dihancurkan 20 persen saja. Memang belum ada data yang menguatkan pernyataan Sinwar, tetapi para analis keamanan menerima apa yang dikatakan Sinwar.

Dengan kendali penuh Israel atas akses udara dan laut serta 59 km dari wilayah perbatasan darat sepanjang 72 km, terowongan merupakan salah satu jalan bagi Hamas untuk membawa senjata, peralatan, dan orang.

Salah satu sandera Hamas yang dibebaskan, Yocheved Lifshitz (85) mengungkapkan, ’’Ini terihat seperti jaring laba-laba, banyak, banyak terowongan. Kami berjalan sepanjang beberapa kilometer di bawah tanah.’’

Seorang juru bicara militer Israel pada Kamis menyatakan, dirinya tak perlu mengelaborasi berapa panjang terowongan Hamas, tetapi ia meyakini jumlahnya banyak. Terowongan dibangun di bawah sekolah dan wilayah hunian.

Sumber-sumber keamanan Israel mengungkapkan, pengeboman dari udara yang intens hanya menimbulkan kerusakan kecil pada terowongan. Sebaliknya, Hamas mampu melakukan serangan lewat laut menargetkan sasaran wilayah pantai dekat Gaza pada pekan ini.

‘’Meski kami melakukan serangan masif dari hari ke hari, tetapi kepemimpinan Hamas masih utuh serta mampu mengendalikan situasi. Bahkan, mereka mampu menyerang balik,’’ kata Amir Avivi mantan brigjen yang pernah diberi tugas menangani terowongan Hamas.

Ia menuturkan, ada kota di bawah tanah di seluruh Gaza dengan kedalaman 40 hingga 50 meter. Sumber lain, menyebut 80 meter. Terdapat bungker, pusat kegiatan, tempat penyimpanan, dan tentu saja, jelas dia, terhubung dengan ribuan posisi peluncuran roket.

Sumber lain menyebutkan, terowongan-terowongan dari Hamas yang berasal dari Mesir masih aktif. ‘’Rantai pasokan masih utuh. Jaringan ini termasuk memfasilitasi koordinasi dengan pejabat militer Mesir. Belum jelas apakah militer Mesir mengetahui hal ini,’’ katanya.

× Image